Fennec Fox (Vulpes zerda), atau biasa dikenal dengan Rubah Fennec merupakan jenis rubah terkecil di dunia. Perbandingan rasio telinga yang panjang dengan tubuh yang mungil membuat penampilannya cukup menggemaskan dan menjadikan mereka sebagai favorit dalam perdagangan hewan peliharaan. Masyarakat setempat juga memburu rubah fennec untuk mengambil bulunya. Hanya sedikit informasi yang diketahui tentang status populasi rubah fennec liar.
Rubah Fennec tinggal di Sahara yang berpasir dan di area lain di sekitar Afrika Utara. Mereka beradaptasi di kehidpan gurun dengan menggunakan rambut-rambut halus di telinga dan kaki untuk menguraikan panas dari cahaya matahari di siang hari dan menjaga panas tubuh saat terjadi penurunan suhu secara drastis di malam hari. Rambut-rambut halus di telinganya juga bermanfaat untuk mencari mangsa, sedangkan rambut-rambut halus di kakinya membantunya berjalan di atas pasir. Kakinya merupakan sekop yang efektif untuk menggali sarang di bawah tanah.
Rubah fennec dikenal sebagai jenis rubah yang paling kecil dan terpucat, namun ukuran tubuhnya cukup bervariasi. Panjang kepala hingga tubuhnya sekitar 24.13 - 40.64 cm, sedangkan panjang ekor sekitar 17.78 - 30.99 cm. Berat rubah tersebut sekitar 0.99 - 1.50 kg. Panjang telinga rubah sekitar 10 - 15.24 cm. Uniknya, panjang telinga rubah fennec dapat mencapai sepertiga dari panjang tubuhnya.
Rubah Fennec adalah pemakan oportunistik. Sebagai hewan nokturnal, mereka mencari makan tanaman tetapi juga memakan hewan pengerat, telur, reptil, dan serangga pada waktu malam hari. Seperti kebanyakan penghuni gurun, rubah fennec telah mengembangkan kemampuan untuk hidup tanpa air dalam waktu lama.
Comments
Post a Comment